STUDI KASUS PILOT

Lokasi Pilot Dinas TANIOS

Strategi land-and-expand kami — mulai dari kabupaten pertama yang sudah onboarding aktif, lalu ekspansi ke kabupaten dengan brand value tinggi.

REKOMENDASI TIM TANIOS

Pilot Pertama: Grobogan → Pilot Kedua: Bandung Barat

  • Strategi land-and-expand: mulai dari Grobogan (sudah ada Poktan Mendo aktif) → terbukti dengan data konkret → showcase ke Brebes/Bandung Barat sebagai "sudah berhasil di tetangga".
  • Bandung Barat sebagai pilot strategis kedua karena kombinasi pipeline talent (UNPAD/IPB) + akses media Jakarta + Bupati progresif = highest impact untuk awareness nasional.
  • Brebes ditahan dulu untuk Q4 — perlu ada track record minimal 6 bulan supaya proposal kredibel di hadapan kompetisi vendor besar.

4 Kandidat Pilot Kabupaten

Analisis kekuatan, kelemahan, dan target metrik per lokasi.

Grobogan, Jawa Tengah

🟢 Pilot Aktif (sejak Mei 2026)

Lokasi onboarding pertama Poktan Mendo. Tim TANIOS sudah punya hubungan langsung dengan koordinator (Pak Juna).

Petani

57.000+

Kelompok

1.200+

APBD

Rp 2.8 T

Kekuatan

  • Sentra padi + jagung + cabai mixed
  • Sudah ada relasi langsung dengan Gapoktani Mendo
  • Pemkab terbuka digitalisasi pertanian
  • Potensi expand ke Demak, Purwodadi, Sragen (kabupaten tetangga)

Tantangan

  • ⚠️Bukan kabupaten dengan profil media nasional tinggi
  • ⚠️PR untuk lobi anggaran Dinas masih awal
Lihat Draft Proposal

Brebes, Jawa Tengah

🟡 Target Outreach Q3

Sentra bawang merah + cabai Indonesia. Brand awareness tinggi — story "transformasi Brebes" akan ramai.

Petani

118.000+

Kelompok

2.400+

APBD

Rp 3.5 T

Kekuatan

  • Sentra bawang merah #1 nasional (>40% produksi nasional)
  • Petani sudah well-organized via koperasi
  • Banyak liputan media → high PR value
  • Dekat dengan jalur Pantura, akses logistik mudah

Tantangan

  • ⚠️Petani senior dominan, anak muda relatif sedikit
  • ⚠️Sudah dipinjami banyak vendor IT — kompetisi tinggi
  • ⚠️Anggaran Dinas Pertanian terikat program eksisting
Lihat Draft Proposal

Bandung Barat, Jawa Barat

🟡 Target Strategis Q3

Akses ke UNPAD + IPB Bandung untuk talent muda + dekat investor Jakarta. Bupati progresif soal digitalisasi.

Petani

44.000+

Kelompok

850+

APBD

Rp 2.1 T

Kekuatan

  • Dataran tinggi → diversifikasi tanaman (sayur, kentang, cabai, kopi)
  • Akses langsung mahasiswa pertanian UNPAD/IPB → pipeline anak muda
  • Dekat Jakarta — mudah dikunjungi investor + media
  • Bupati track record progresif di program digital

Tantangan

  • ⚠️Kompetisi vendor IT lebih ketat (banyak startup di Bandung)
  • ⚠️Petani gunung relatif jauh dari signal WA bagus
Lihat Draft Proposal

Garut, Jawa Barat

🔵 Kandidat Tambahan

Sentra hortikultura dataran tinggi. Tinggi populasi anak muda + kuliah Garut/Bandung pulang kampung.

Petani

98.000+

Kelompok

1.800+

APBD

Rp 3.0 T

Kekuatan

  • Sentra cabai + kentang + jeruk
  • Demografi muda relatif tinggi
  • Tradisi koperasi pertanian kuat

Tantangan

  • ⚠️Akses internet daerah pelosok variatif
  • ⚠️Bupati belum pernah ekspos publik di program digital
Lihat Draft Proposal

Apakah Kabupaten Anda Belum Ada di Daftar?

Kami terbuka untuk pilot di kabupaten/provinsi mana pun. Hubungi kami untuk diskusi awal — tidak ada komitmen.

Lihat Halaman Kerjasama Pemerintah